Tampilkan postingan dengan label RANGKUMAN IPA: GAYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RANGKUMAN IPA: GAYA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Mei 2014

RANGKUMAN IPA: GAYA


GAYA

 Gaya adalah dorongan atau tarikan yang diberikan pada suatu benda. Untuk melakukan suatu gaya, diperlukan tenaga. Gaya dan tenaga mempunyai arti yang tidaksama, namun keduanya saling berhubungan. Gaya tidak dapat dilihat, tetapi pengaruhnya dapat dirasakan. Tarikan dan dorongan yang dilakukan memerlukan tenaga. Gaya ada yang kuat dan ada pula yang lemah. Makin besar gaya dilakukan, makin besar pula tenaga yang diperlukan. Besar gaya dapat diukur dengan alat yang disebut dinamometer. Satuan gaya dinyatakan dalam Newton (N). Gaya dapat memengaruhi gerak dan bentuk benda. Gerak adalah perpindahan posisi atau kedudukan suatu benda.Bentuk benda adalah gambaran wujud suatu benda.
Sifat-sifat Gaya
1. Gaya dapat mengubah bentuk benda.
2. Gaya dapat mengubah arah gerak benda
3. Gaya dapat menyebabkan benda bergerak
Pengaruh Gaya terhadap Benda

  • Pengaruh gaya terhadap benda yang diam. Benda yang diam dapat bergerak jika diberi gaya. Contoh kelerang yang tadianya diam akan bergerak setelah dientil, lemari yang tadinya diam aka bergerak setelah diberi gaya dengan dorongan. Dalam hal ini gaya dapat mempengaruhi gerak benda.
  • Pengaruh gaya terhadap benda yang bergerak. Benda yang bergerak, jika diberi gaya dapat mengakibtkan benda tersebut berubah menjadi diam, berubah arah, atau juga bisa bergerak lebih cepat. Contoh, bola yang bergerak akan diam apabila ditahan dengan kaki, bola yang yang dilempar ke arah tembok akan berubah arah setelah menumbuk tembok.
  • Pengaruh gaya terhadap bentuk benda. Suatu benda saat dikenai gaya yang cukup dapat mengakibatkan benda tersebut berubah bentuk. Semakin besar gaya yang dikenakan semakin besar pula perubahan bentuk pada benda tersebut. Contoh, kaleng minuman yang kosong saat diinjak dengan keras akan penyok, batu besar jika dipukul dengan palu akan pecah menjadi batu-batu yang berukuran lebih kecil.
  • Hukum Newton

    Hukum I Newton

    Setiap benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan apabila pada benda itu tidak bekerja gaya.
     \Sigma F = 0

    Hukum II Newton

    Bila sebuah benda mengalami gaya sebesar F maka benda tersebut akan mengalami percepatan.
     \Sigma F = m \times a
    Keterangan:
    • F : gaya (N atau dn)
    • m : massa (kg atau g)
    • a : percepatan (m/s2 atau cm/s2)

    Hukum III Newton

    Untuk setiap gaya aksi, akan selalu terdapat gaya reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.
     F_{AB} = - F_{BA}

    Gaya gesek

     F_{g} = \mu \times N
    Keterangan:
    • Fg : Gaya gesek (N)
    •  \mu  : koefisien gesekan
    • N : gaya normal (N)

    Gaya berat

     w = m \times g
    Keterangan:
    • W : Gaya berat (N)
    • m : massa benda (kg)
    • g : gravitasi bumi (m/s2)

    Berat jenis

     s = \rho \times g  atau  s = \frac {w} {V}
    Keterangan:
    • s: berat bersih (N/m3)
    • w: berat janda (N)
    • V: Volume oli (m3)
    •  \rho : massak kompor(kg/m3)

    Tekanan